Lokalpress.id, Jakarta – Prestasi membanggakan ditorehkan atlet Hockey Indoor Indonesia, Adi Darmawan, yang sukses mempersembahkan medali emas pada ajang SEA Games ke-33 Thailand 2025. Di balik pencapaian tersebut, tersimpan kisah perjuangan panjang seorang anak buruh pabrik yang tumbuh dalam keterbatasan namun kaya akan tekad dan ketekunan.
Adi Darmawan Leksono, anggota Timnas Hockey Indoor Putra Indonesia, berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya bekerja sebagai buruh pabrik harian lepas, sementara sang ibu merupakan pedagang kecil. Kondisi ekonomi keluarga membuat Adi tak tega membebani orang tuanya demi menekuni olahraga yang dicintainya.
“Saya tidak berani meminta uang untuk membeli stik hockey yang harganya sekitar Rp1 juta. Itu uang besar bagi keluarga kami. Saya memilih mengumpulkan uang jajan Rp5 ribu setiap hari dan berjalan kaki ke sekolah demi bisa membeli stik sendiri,” kenang Adi.
Perjalanan Adi mengenal olahraga hockey bermula saat masih bersekolah di SMAN 14 Kabupaten Tangerang, Banten. Ia diperkenalkan pada hockey oleh Kusnadi, guru olahraga yang kemudian memberinya stik pertama. Dari situlah mimpi Adi mulai tumbuh, bahkan mengantarkannya meraih kesempatan kuliah gratis melalui jalur prestasi.
Awalnya, kedua orang tua Adi sempat meragukan pilihannya menekuni hockey. Namun, keraguan itu dijawab Adi dengan kerja keras dan disiplin latihan. Perlahan, prestasi demi prestasi berhasil diraihnya, mulai dari tingkat daerah, provinsi, hingga menembus Tim Nasional saat masih berstatus mahasiswa.
Adi pertama kali mengikuti pemusatan latihan nasional jelang SEA Games 2019 Filipina. Meski belum terpilih masuk skuad utama, ia tak menyerah. Keterbatasan finansial saat itu justru menjadi bahan bakar semangatnya untuk terus berkembang.
Kesempatan tampil di level internasional datang pada ajang Asia Cup 2021, saat pelatih asal Malaysia, Dhaarma Raj, memberinya kepercayaan. Karier Adi kian menanjak ketika memperkuat Timnas Hockey Indoor Indonesia pada SEA Games 2023 Kamboja. Di ajang tersebut, Indonesia mencetak sejarah dengan meraih medali emas usai menundukkan Malaysia.
“Rasanya seperti mimpi yang jadi kenyataan. Saya menangis karena bahagia setelah melewati proses panjang dan penuh perjuangan,” ujarnya.
Prestasi tersebut mengukuhkan posisi Adi sebagai pemain inti. Ia kembali dipercaya membela Indonesia di Piala Asia Cup 2024 di Kazakhstan hingga akhirnya sukses mempertahankan medali emas SEA Games 2025 Thailand, setelah laga final dramatis melawan Malaysia.
Bagi Adi, pencapaian ini bukan semata hasil kerja individu, melainkan buah dari kekompakan tim, doa keluarga, serta dukungan federasi dan pemerintah.
“Prestasi ini lahir dari perjuangan bersama, dukungan pelatih, ofisial, PP FHI, dan Kemenpora. Saya bersyukur bisa menjadi bagian dari sejarah emas Hockey Indonesia,” tuturnya.
sumber: Kemenpora



